Sejarah

 SEJARAH BERDIRINYA BAGIAN PARU DI MEDAN 

Sejarah berdirinya Departemen  Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi

  

              Koningin Emma Klinik merupakan awalnya pusat dalam pelayanan penyakit paru yakni suatu klinik yang didirikan sejak tahun 1937 dibawah naungan stichting centrale vereniging tot bestrijding der tuberculose (SCVT) merupakan yayasan pusat pemberantasan tuberkulosis di Medan yang khusus menangani tuberkulosis dilengkapi dengan biro konsultasi yang pada saat itu menjadi suatu kemajuan di bidang penanganan tuberkulosis karena sebelumnya pemecahan masalah lebih ditekankan pada perawatan penderita di sanatorium.

           Pada tahun 1952 berdirinya rumah sakit paru – paru Medan (RSPP) di jl. Perintis kemerdekaan yang pada saat itu dikenal jalan jati medan. Rumah sakit paru-paru Medan (RSPP) tidak di bawah administrasi Rumah sakit Pirngadi medan walaupun bersebelahan tapi berdiri sendiri dan terakhir dikenal sebagai BP4 Medan . Sayang bangunan yang ada prasasti dari International Union Against Tuberculosis Disease (IUALTD) suatu badan dibawah WHO ini harus dipindahkan kejalan Gaperta ujung dan dibangun rumah mewah. Pendidikan Ilmu Penyakit Paru sejak awal berdiri dilaksanakan di tempat ini baik itu pendidikan profesi dokter maupun pendidikan dokter spesialis. Dr. H. Raden Soeroso yang memimpin Rumah Sakit Paru Medan sejak tanggal 8 maret 1957 dan dikukuhkan sebagai guru besar luar biasa (long arts) spesialis paru.

            Pada tahun 1958 Prof. H. R Soeroso menjadi perintis pendiri Departemen Ilmu Penyakit Paru Medan sekaligus menjabat Ketua Departemen Ilmu Penyakit Paru dan diangkat menjadi Dekan Fakultas Kedokteran USU pada tahun 1959. Departemen Ilmu Penyakit Paru FK USU merupakan salah satu pusat pendidikan diantara tiga pusat pendidikan yang paling awal berdirinya di Indonesia dan berdiri sendiri tanpa harus pemekaran dari Ilmu Penyakit Dalam. Selanjutnya berturut-turut yang menjabat sebagai kepala bagian adalah : dr. HM Mochtar Tarigan. Sp.P dari tahun 1980 s/d 1986, dr. Luhur Soeroso. Sp.P tahun 1986 s/d 1995, dr. Sugito, Sp.P(K) tahun 1995 s/d 1997 dan dr. Sumarli, Sp.P(K) dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2000, dan Prof. dr. Luhur Soeroso. Sp.P(K) dari tahun 2000 sampai dengan sekarang.

Sampai saat ini Departemen Paru FK-USU/Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Medan telah mencetak lebih dari 81 Dokter Spesialis Paru. Tempat pendidikan dilaksanakan di RS. H. Adam Malik Medan, Rumah Sakit Haji Medan, Balai Pengobatan Penyakit Paru (BP4) Medan, RS Pirngadi dan RS. Tembakau Deli Medan.